Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Rokan Hilir Ikuti Evaluasi Kinerja Pengawasan dan Pembentukan Komunitas Digital Bersama Bawaslu Provinsi Riau

Ikuti Evaluasi Kinerja

​Syafmialdi usai mengikuti kegiatan menyampaikan bahwa Bawaslu Rokan Hilir siap menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil evaluasi dari Bawaslu Provinsi Riau. Menurutnya, pembentukan komunitas digital serta optimalisasi tindak lanjut kader terlatih merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif di Kabupaten Rokan Hilir.

​ROKAN HILIR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hilir terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan efektivitas pengawasan partisipatif. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan Anggota Bawaslu Rokan Hilir sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Syafmialdi, beserta jajaran staf dalam kegiatan Zoom Meeting Terkait Evaluasi Kinerja Pengawasan dan Pembentukan Komunitas Digital, Selasa (3/11/2026).

​Kegiatan daring ini diselenggarakan oleh Bagian Pengawasan Pemilu Bawaslu Provinsi Riau yang diikuti oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Acara secara resmi dibuka oleh Anggota Bawaslu Riau, Amiruddin Sijaya, serta dihadiri oleh Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Riau, Rizki Kurniawan, yang sekaligus bertindak sebagai pemapar materi utama mengenai data partisipasi masyarakat dan pencegahan.  
​Evaluasi Kinerja dan Optimalisasi Peran Komunitas Digital
​Dalam arahannya saat membuka kegiatan, Amiruddin Sijaya menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kinerja pengawasan di tingkat kabupaten/kota guna memastikan program-program pencegahan dan partisipasi masyarakat berjalan efektif di lapangan.

​Sementara itu, Kabag Pengawasan Bawaslu Provinsi Riau, Rizki Kurniawan, memaparkan data eksekutif periode Januari–Oktober 2026 yang mencakup rekapitulasi kegiatan partisipasi masyarakat, pengawas partisipatif, total pencegahan, hingga publikasi form pencegahan online. Berdasarkan paparan data tersebut.

Terungkap beberapa poin krusial yang menjadi sorotan:  
​Dominasi Aktivitas: Aktivitas partisipasi masyarakat saat ini masih didominasi oleh kegiatan Pengawas Partisipatif (P2P).  
​Tantangan Kader: Data pengembangan komunitas menunjukkan bahwa kader terlatih belum semuanya berlanjut menjadi komunitas yang aktif berfungsi dan bergerak.  
​Arah Tindak Lanjut: Penguatan ke depan difokuskan pada aktivasi kader, pemetaan ulang kader terlatih di tiap kabupaten/kota, pembentukan kanal komunikasi/ruang koordinasi digital yang mudah diakses, penyusunan agenda rutin (kalender edukasi dan diskusi isu lokal), pendampingan, serta monitoring berbasis data.  

​Komitmen Bawaslu Rokan Hilir
​Syafmialdi usai mengikuti kegiatan menyampaikan bahwa Bawaslu Rokan Hilir siap menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil evaluasi dari Bawaslu Provinsi Riau. Menurutnya, pembentukan komunitas digital serta optimalisasi tindak lanjut kader terlatih merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif di Kabupaten Rokan Hilir.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota semakin solid dalam membangun ekosistem pengawasan pemilu yang berbasis digital, transparan, dan berkelanjutan.

Penulis dan Foto  :  Adam H

Editor  :  Mardani